Maret 22, 2014
Wamenkeu: Pendidikan Anak adalah Investasi!
JAKARTA - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Bambang PS Brodjonegoro menyakini, menyekolahkan seorang anak hanya tak sekedar menghabiskan biaya. Tapi, hal itu adalah sebuah investasi jangka panjang.
"Orang tua yang menyekolahkan anaknya keluar negeri itu bukan biaya. Itu adalah investasi. Pendidikan adalah sebuah investasi. Kalau hasilnya mau bagus, investasinya harus besar, jadi nanti bisa mendapatkan return besar juga nantinya," ucap Bambang saat membuka seminar umum dengan tema "Peningkatan SDM yang Berkualitas Melalui Program Pendidikan Tinggi di AS yang Bermutu dan Terjangkau" di Jakarta, Sabtu (22/3/2014).
Dia menambahkan, memang ada beberapa alasan masyarakat Indonesia yang masih enggan melanjutkan kuliah di luar negeri khususnya di Amerika Serikat (AS). Salah satu hal yang menyebabkan hal itu adalah kurang kepercayadirian dari para pelajar Indonesia untuk menuntut ilmu di AS yang merupakan kiblat pendidikan dunia.
"Selama ini kadang kita berfikir mau daftar ke luar negeri sudah takut dulu kalau tidak diterima, itu yang harus diubah," tegas Bambang.
Menurut Bambang, pendidikan ke luar negeri tidak selalu atas dana pribadi namun juga pemerintah melalui Kementerian Keuangan juga menyediakan beasiswa-beasiswa yang dialokasikan oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
"Dengan adanya LPDP ini, tidak ada alasan lagi bagi para pelajar untuk terus meningkatkan peran aktifnya dalam kemajuan ekonomi Indonesia melalui kualitas SDM," tegas Bambang. (wdi)
