Bekas Penjara Presiden Pertama Ir Soekarno, begitu bangunan yang ada di
Jalan Banceuy, Kota Bandung, Jawa Barat, biasa disebut. Di sana lah Sang
Proklamator pernah dipenjara beberapa puluh tahun lalu lamanya.
Bangunan
bersejarah yang harusnya dirawat itu malah terbengkalai. Bahkan yang
lebih miris, di sekitar area sering jadi tempat buang air besar maupun
air kecil. Entah siapa yang melakukannya.
"Setiap pagi saya
sering menemukan kotoran dan bau pesing di sekitar sini," ujar penjaga
Penjara Soekarno, Achmad, saat ditemui di lokasi, Sabtu (22/3/2014).
Ia
menduga, warga tak bertanggung jawab sengaja membuang kotoran atau
kencing di lokasi saat malam hari. "Mungkin mereka melakukannya malam,
pas lagi sepi dan tidak ada yang menjaga," ungkapnya.
Kondisi itu diperparah karena di lokasi kesulitan air. Sehingga kotoran ada di mana-mana dan menimbulkan bau tak sedap.
Tapi
karena kecintaan dan rasa tanggungjawabnya, Achmad selalu berusaha
membersihkan kotoran-kotoran yang ada di lokasi. Soal adanya orang-orang
yang membuang kotoran di lokasi, diduga karena mereka membobol pagar
besi yang sudah rapuh. "Saya sampai harus membenahi pagar berkali-kali,"
kata Achmad.
Ia bahkan beberapa kali memasang kawat agar pagar
tidak bisa dijebol. Sempat terlintas bosan karena pagar terus-menerus
dijebol dan lagi-lagi ada yang membuang kotoran. "Tapi hanya rasa
tanggung jawab yang akhirnya membuat saya tetap bertahan (menjaga situs
ini)," ucapnya.
Sementara selain kotoran, sesekali juga ada
bekas-bekas sesajen berserakan di lokasi. Itu karena sebagian masyarakat
menganggap eks penjara itu sebagai bangunan keramat yang bisa memberi
berkah. Achmad biasanya membersihkan lokasi usai salat subuh.
